Khamis, 9 Mac 2017

Film Korea Hyung / My Annoying Brother (2016)

Posted by on Khamis, 9 Mac 2017

Film Korea Hyung / My Annoying Brother (2016) 


Di film ini ada dua lelaki tampan dari dua generasi yang penggemarnya banyak banget di luar sana. Dan di antara dua lelaki ini, nampaknya gue semakin jatuh cinta sama ahjussi tampan Jo Jung Suk. Jo Jung Suk di film ini sukses meranin karakter muka preman tapi hati Hello Kitty yang awalnya nampak antagonis namun berhasil bikin penonton simpati di akhir cerita.



Dikisahkan sosok 'Hyung' menceritakan pertemuan kembali antara dua kakak adik, Go Doo Young (Do Kyung Soo) dan Go Doo Sik (Jo Jung Suk) setelah terpisah selama 10 tahun. Go Doo Young terpaksa harus melepaskan karirnya sebagai atlet Judo nasional karena matanya yang menjadi buta pasca kecelakaan saat bertanding. Mendengar kabar adiknya yang kini tengah nestapa seorang diri, Go Doo Sik yang sedang mendekam di penjara karena kasus penipuan, akhirnya merasa seperti menemukan titik terang untuk segera keluar dari jeruji besi.





Dengan air mata buaya dan alasan kedua orang tuanya sudah meninggal dan tak ada yang bisa menjaga sang adik, Doo Sik pun berhasil bebas bersyarat dan menghirup udara bebas. Dengan santai Doo Sik si preman berpakaian necis bak chaebol ini pun pulang ke rumah tempat dia pernah tinggal dulu bersama keluarganya. Ya, Doo Sik sudah lama tidak pulang setelah kabur dari rumah hingga akhirnya terjerat di dunia kriminal.







Saat masuk ke dalam rumah, Doo Sik mendapati adiknya dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Ia tak dapat melihat dan hanya mengurung diri di dalam kamar. Sehari-hari, Doo Young hanya makan ramyun instan dan rumahnya pun sangat berantakan. Doo Young sangat putus asa dan hilang arah dalam menjalani hidup. Sesekali, Doo Young dijenguk oleh pelatihnya, Soo Hyun (Park Shin Hye). Soo Hyun selalu berusaha buat menghibur dan mengembalikan semangat hidup Doo Young, tapi rasanya usahanya itu belum membuahkan hasil.




Hubungan antara kakak adik ini ternyata nggak begitu baik. Setelah Doo Sik kabur dari rumah, ibu dan ayah mereka sangat menderita hingga akhirnya sakit dan meninggal dunia. Doo Young yang sebatang kara pun harus berjuang menghidupi dirinya sendiri dengan menjadi atlet. Diam-diam rasa rindu pada kakanya yang kabur entah kemana kini bercampur dengan rasa benci. Rasa benci itu kian memuncak saat akhirnya Doo Sik pulang ke rumah dengan keadaan yang kacau, bertempramen tinggi dan selalu marah setiap hari.






Suatu hari, karena membutuhkan uang, Doo Sik yang pemarah berubah jadi sangat baik dan lembut pada Doo Young. Usut punya usust, Doo Sik ingin membeli sebuah mobil mewah dengan memanfaatkan stempel pribadi Doo Young (semacam tanda tangan). Sejak saat itu, hubungan mereka mulai membaik. Doo Sik pun berusaha merawat Doo Young dan membuat semangat hidup dan harga dirinya kembali. 

Karena Doo Sik, Doo Young pun membulatkan tekadnya untuk kembali menjadi atlet dan membuat hyung nya bangga. Malang, saat hubungan dua saudara ini membaik, secara gak sengaja Doo Sik didiagnosa menderita kanker pankreas semester stadium akhir. Lantas, bagaimana dengan Doo Young? Apakah Doo Young berhasil meraih impiannya?


*hati-hati review ini mengandung spoiler*




Review. Jujur awalnya gue ilfil sendiri karena saat gue merasakan kebahagiaan emuncak melihat hubungan yang manis antara kakak adik ini, tiba-tiba aja Doo Sik sekarat gara-gara kanker yang tau-tau udah stadium akhir. Plot nya pasaran banget gak sih? Kenapa si hyung nggak ketabrak mobil terus mati aja sekalian biar emosi yang sudah susah payah di bangun dari awal cerita akhirnya hilang begitu aja ketiup angin? #pyar



Nonton film ini tuh rasanya kayak naik roller coaster. Emosi kita dibikin naik turun-naik turun, tapi uniknya gue menikmati tarik ulur emosi di film ini walaupun plotnya ngeselin bangaaaat #kzlbatgua. Tadinya gue kira ini film komedi, but it turns out to be a melodrama di awal-awal ceritanya. Kemudian, dia berubah menjadi komedi di tengah-tengah cerita, dan berubah lagi jadi melodrama di penghujung cerita. rasanya tuh kayak di php-in gebetan, gimana gak babak belur hati ini, Mas.




Dan, walaupun endingnya sedih banget karena hyung harus meninggal akibat kanker, gue justru ngerasa bahagia karena kehadiran hyung yang brengsek ini berhasil merubah hidup seseorang yang nyaris putus asa karena kehilangan penglihatannya, dalam waktu beberapa bulan saja. Dengan caranya sendiri, dia berhasil mnyelamatkan sang adik dari keterpurukan.

Seburuk apapun hubungan kita dengan kakak atau adik, hubungan darah itu nggak bisa dicuci guys. Mereka akan selalu ada buat menolong dengan ikhlas tanpa ngarep ditraktir bakso atau dipinjemin duit, kapanpun dan bagaimanapun situasinya.



Karakter Doo Sik berhasil jadi center yang oke banget di film ini. Dia adalah sosok hate to love paling gemesin yang pernah gue liat di film Korea. Dia bisa bikin transisi yang halus banget dari seorang mantan narapidana yang pemarah jadi sosok kakak yang perhatian dan melindungi. Kelakuannya gesrek banget, penipu kelas teri dengan senjata andalan air ata buaya. Gue ngakak banget liat tatto di dadanya, tulisannya 'Killing Me Softly' masa xD




Dan Kyung Soo-yaaa, aktingnya makin keren ya. Kece banget ini anak satu. Gue yakin D.O adalah the next big thing di dunia persilatan  perfilman Korea. Rasanya pengen gue karungin dan bawa pulang ke rumah. And then, sorry to say tapi kayaknya peran Park Shin Hye sebagai kochi-nim di film ini rasanya cuma sebagai pemanis aja ya, nggak begitu spesial tapi okelah. Walaupun demikian aku tetap cinta kamu unnie *love*



Overall film ini sangat recommended buat ditonton bareng keluarga. Cukup aman walau ada sedikit segmented scene di tengah film. Sedikit aja kok jadi bisa kamu skip kalo nonton nya sama adik-adik kecil. Jo Jung Suk ahjussi oppa, saranghae.


Gambar Film Korea Hyung / My Annoying Brother (2016) 









logoblog

» Thanks for reading: Film Korea Hyung / My Annoying Brother (2016)